Pengalaman Tentang Pajak (My Experiance On Tax)
Halo Semuanya, jadi di Blog ini saya mau membagikan pengalaman saya tentang Pekerjaan dan pelajaraan yang saya ambil ketika saya menghandle Perpajakan di Indonesia. Jadi dalam Blog ini akan berisi tentang Bagaiamana cara mengahapi, Mengurangi atau meminimalisir Exposure yang ada dalam perusahaan. Untuk sekarang aku akan membagian experiance saya selama menghadapi lika liku Tentang perpajakan Indonesia.
1.Tidak Mungkin exposure dalam suatu perusahaan menjadi 0 (Nol) Rupiah
Oke untuk awal yang saya pelajari dalam dunia Tax adalah tidak mungkin menjadikan Tax Exposure menjadi 0. Yang bisa kita lakukan sebagai wajib pajak adalah meminimalisir terjadinya exposure. Kenapa saya dengan yakin bawha tidak Tax Exposure, Perlu diketahui dalam menjalankan ada perusahaan ada 3 Segmen yaitu:
A. Bisnis
Bisnis adalah nyawanya perusahaan, Proses untuk mendapatkan uang dalam perusahaan, proses awal terjadinya (Bisa Jadi) Terhutang Pajak, apapun jenis usahanya, apapun caranya (Selama Legal), Segmen ini adalah yang penting menurut saya dari 3 segmen yang ada.
B. Accounting
Ya Setiap perusahaan harus melakukan pembukuan, jika suatu perusahaan tidak melakukan pembukuan maka perusahaan tersebut tidak jelas arah & Tujuannya dan tidak akan tau keuntungan dan atau kerugian yang dialami perusahaan, maka dari itu Pencacatan dalam accounting sangat penting dilakukan.
C. Pajak
Ya sebagai sebuah perusahaan kita ada Subjek pajak, kita memiliki kewajiabn untuk melakukan Pembayaran & Pelaporan Pajak yang berlaku sesuai ketentuan perundang undangan yang ada di indonesia.
dan itulah 3 komponen penting yang ada dalam perusahaan, dalam sebuah perushaan harus berjalan 3 komponen itu. lalu apa yang membuat mustahil mentiadakan Tax Exposure yang ada?, karena 3 segemen itu TIDAK AKAN BERJALAN SECARA BERSAMAAN, Saya sudah cukup mengalami banyak pengalaman tentang ini, sebuah perusahaan akan selalu fokus kepada bisnis, karena bisnis disini sangat penting untuk mendapatkan uang, mendapatkan pendapatan, mendapatkan keuntungan. tidak dapat dipungkuri sebuah perusahaan pasti akan memprioritaskan bisnis perusahaan, dikarenakan hanya fokus untuk berjualan, terkadang tidak memprhatikan sisi pencatatan dalam laporan keuangan (accounting) dan seringkali terjadi kesalahan karena tidak memperhatikan pencatatan. (Belum Selesai)
Komentar
Posting Komentar